open access

Abstract

Dinamika dai dalam berdakwah terkadang menemui dilema etis, sehingga dai perlu berpikir etis sebelum menjalankan perbuatan. Namun kerangka kerja dalam berpikir etis belum banyak dikaji, terutama yang berlandasakan etika dasar keseimbangan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka kerja berpikir etis berbasis etika dasar keseimbangan bagi dai dalam berdakwah. Penelitian ini merupakan penelitian konseptual dengan tujuan membangun framework berpikir etis berdasarkan etika keseimbangan kemudian mengadaptasikannya bagi dai dalam berdakwah. Studi ini menemukan lima langkah elementer; (1) Memahami hukum kenyataan sifat dan kedudukan dai sebagai subjek pelaku, serta stimulus dan berbagai variable yang terkaitnya, bisa dari mad’u, lembaga dakwah yang menaungi, dai dan lembaga dakwah lainnya, perundang-undangan yang berlaku, serta masyarakat sebagai lingkungan dalam dakwah, termasuk kelompok sosial agama lainnya di masyarakat,  (2) Merumuskan kaidah etis perbuatan, (3) Mengurai dampak positif - negatif perbuatan, (4) Mengukur kadar dampak positif - negatif perbuatan (5) Menyimpulkan nilai baik atau buruk perbuatan. Kerangka ini dapat digunakan dai ketika menghadapi dilema etis dalam berdakwah, sehingga mendukung pendekatan dakwah yang etis, dan membawa pada kemasalahatan.