Abstract
Organisasi dakwah atau nirlaba skala kecil kerap menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM), sehingga penempatan SDM lebih banyak didasarkan pada ketersediaan SDM namun kurang mempertimbangkan kesesuaian antara individu dan pekerjaan (Person Job Fit). Kondisi ini berpotensi menimbulkan Person Job Mismatch, meningkatkan risiko burnout, dan menurunkan kinerja organisasi. Artikel ini bertujuan menganalisis kondisi Person Job Fit pada empat SDM baru; menganalisis implikasi Person Job Mismatch terhadap optimalisasi kinerja SDM; serta merumuskan rekomendasi pengelolaan SDM berbasis Person Job Fit. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis berdasarkan dimensi Demands Abilities Fit dan Needs Supplies Fit. Hasil analisis kesesuaian Person Job Fit empat SDM baru bervariasi diantaranya mulai dari kategori siap ditempatkan, memerlukan penyesuaian, dan memerlukan pembinaan bertahap. Temuan menunjukkan bahwa implementasi analisis Person Job Fit dapat menjadi dasar penempatan, pembinaan, dan pengembangan SDM. Kerangka pengelolaan SDM yang dihasilkan memberikan gambaran bagi organisasi dakwah kecil dan organisasi berbasis layanan dalam mengoptimalkan kinerja SDM di tengah keterbatasan sumber daya.