Abstract
Studi mengenai peran aktor lokal memiliki sisi keunikan yang menarik untuk diteliti, salah satunya adalah peran Ida Wahyuni Sahabudin yang menginisiasi lahirnya Desa Wisata Halal Setanggor Lombok Tengah dan mendorong masyarakat berubah ke arah lebih baik lewat inovasinya tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana dinamika peran aktor lokal dalam mentransformasi masyarakat desa Setanggor, baik perannya sebagai agen pemberdayaan dan agen pembaru dalam mendifusikan inovasi lewat program pemberdayaan Desa Wisata Halal Setanggor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan konsep peran subjek pemberdayaan masyarakat dari Jim Ife dan peran agen pembaru dalam mendifusikan inovasi menurut Everett M. Rogers, dan F. Floyd Shoemaker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran aktor lokal Ida Wahyuni Sahabuddin sebagai agen pemberdaya adalah fasilitator (fundraiser awal), edukator, kolaborator dan organisatoris. Sementara perannya sebagai agen pembaru dalam penyebaran inovasi adalah researcher, konseptor, membangkitkan kebutuhan untuk berubah pada komunitas sasaran, mengadakan hubungan pada klien untuk menuju langkah-langkah perubahan, dan mendiagnosa masalah dan problem solving atas hambatan perubahan, memotivasi mereka untuk berubah, dan merencanakan tindakan perubahan.